Tips Mengecat Tembok Rumah

Suka menghias rumah sendiri? Sebaiknya Anda mengetahui tips mengecat tembok rumah ini. Memiliki rumah idaman adalah hal yang diinginkan setiap orang. Rumah idaman adalah rumah yang nyaman untuk ditinggali. Setelah sekian tahun rumah ditinggali pasti ada yang berubah, termasuk cat tembok rumah yang semakin pudar dan mengelupas. Hal tersebut terjadi akibat pengaruh cuaca yang membuat cat tembok berubah. Jika sudah demikian, sebaiknya kamu berpikir untuk mengecat ulang tembok anda supaya terlihat fresh dan baru. Rumah baru bisa disulap hingga tampak seperti baru dengan mengecat ulangnya. Mengecat rumah memang terdengar sepele, namun sebenarnya bukan perkara sederhana. Ada beberapa teknik yang harus kamu ketahui sebelum mengecat rumah sehingga hasilnya memuaskan.

tips mengecat tembok yang lembab,tips mengecat tembok lama,cara mengecat dinding rumah sendiri,baru,cat tembok rumah yang bagus,bagian luar,warna cat tembok rumah minimalis terbaru,
Mengecat tembok tidak seperti mewarnai buku gambar, hanya tinggal poles dan poles lalu selesai. Kesalahan teknik akan menimbulkan hasil warna yang tidak sempurna. Oleh sebab itu, perhatikan dan praktikkan tips mengecat tembok berikut ini.

1. Perhatikan pengecatan permukaan lama tembok
Dalam mengecat tembok lama tidak boleh sembarangan langsung cat. Anda harus memeriksa terlebih dahulu permukaan plamir, apakah masih kuat atau tidak. Anda bisa mengetesnya dengan cara menguaskan air pada permukaan plamir dan tunggulah beberapa waktu hingga memperlihatkan perubahan. Jika permukaan tembok terlihat gelembung-gelembungnya maka tembok harus disekrap.

2. Permukaan harus bersih
Jika tembok baru yang Anda cat maka sederhana saja, tinggal Anda beri lapisan plamir kemudian cat. Tapi jika yang Anda cat adalah tembok lama maka Anda harus membersihkannya terlebih dahulu. Bersihkan semua cat yang terkelupas, kotoran serta debu yang menempel sebelum Anda melakukan pengecatan. Caranya bersihkan menggunakan amplas dan barulah dicat dengan satu lapisan warna dasar kemudian tunggu hingga kering.

3. Beri lapisan plamir pada tembok lama
Setelah tembok lama dibersihkan beri terlebih dahulu lapisan plamir sebelum mengecatnya dengan cat tembok utama.

4. Upayakan tidak ada sisa jamur, lumut ataupun minyak
Sebelum mengecat permukaan harus benar-benar bersih sebelum diplamir. Pastikan tidak ada kotoran, sisa jamur dan minyak.

5. Pilih cat tembok dengan daya tutup kuat
Jika tembok lama Anda sudah berwarna pilihlah cat tembok yang memiliki daya tutup kuat yang lebih tua dari warna sebelumnya. Anda sebaiknya menggunakan rol supaya daya tekannya lebih kuat.
6. Pastikan waktu pengeringan cukup

Untuk tembok baru yang terbuat dari beton, semen ataupun yang lainnya cenderung basah. Biarkan tembok mengering terlebih dahulu untuk beberapa waktu supaya tembok tidak lembab dan menyebabkan cat mudah berjamur dan mengelupas. Barulah setelah dibiarkan mengering sebelum di cat, siram terlebih dahulu permukaan tembok.

7. Lapisi dengan wall sealer
Sebelum melapisi tembok dengan plamir, lapisi terlebih dahulu permukaan dengan wall sealer untuk menetralisir PH semen supaya seimbang dengan kadar PH pada cat sehingga cat tidak mudah terkelupas dan warna cat tidak akan berubah, persis seperti warna asli pada kaleng.

Demikian tips mengecat tembok. Semoga bermanfaat dan dapat membantu Anda yang sedang menghias rumah.
loading...